Sabtu, 14 November 2015

JAWABAN UTS



2. Cita-cita di dirikannya NKRI tercantum di Pembukaan UUD 1945. Bagaimanakah cita-cita tersebut jika dikaitkan dengan kondisi NKRI saat ini? Jelaskan dan berikan contoh faktual!

"Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan."

"Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur."

"Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya."

"Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,"perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada :


1. Ketuhanan Yang Maha Esa,


2. kemanusiaan yang adil dan beradab,


3. persatuan Indonesia, dan


4. kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan,


5. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."Cita-cita NKRI adalah mewujudkan Negara yang bersatu, erdaulat, adil dan makmur. Dengan rumusan yang singkat, cita-cita NKRI adaalah terwujudnya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 45.

Melidungi seegeenap bangsa dan tumpah darah Indonesia
Memajukan kesejahteraan umum
Mencerdaskan kehidupan bangsa
Ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan social.


Bagaimanakah cita-cita tersebut jika dikaitkan dengan kondisi NKRI saat ini??

1. pada era sekarang dan akibat kemajuan teknologi ini generasi muda kepeduliannya sangatlah minim terhadap kesatuan negara ini, banyak buktinya seperti tawuran antar mahasiswa, pembunuhan antar suku, Oleh karena itu banyak upaya-upaya pemerintah untuk menciptakan pemuda pemuda yang berpikir kritis dan dapat melindungi bangsa kita, seperti ini.


2. pada era serkarang kesejahteraan umum masih kurang dirasakan oleh masyarakat indonesia.
karena mahalnya harga bahan pokok kurangnya lahan pekerjaan yang mengakibatkan kesejah teraan masyarakat masih belum di anggap maju dan juga didaerah" terpencil infraktruktur penunjang seperti jalan dan jembatan yang kurag di perhatikan pemerintah.


3. pada jaman sekarang banyak anak" yang sulit mendapatkan kesempatan untuk menerima pendidikan dikarenakan biayanya yang bisa di anggap mahal oleh masyarakat kalangan menengah ke bawah.walaupun  sudah banyak prongram dari pemerintah tapi tidak semua masyarakat merasakan program" tersebut.dan juga di daerah" pingiran dan terpencil kurang di perhatiakan oleh pemerintah tentang faktor pendukung pendidikan di daerah tersebut seperti sekolah yang hampir rusak dikarenakan tidak memiliki biaya tetap di gunakan oleh masyarakat.

4. Dalam berbangsa dan bernegara indonesia telah mengikuti berbagai kegiatan dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial salah satunya melalui mengikuti organisasi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) semua itu dilakukan supaya bangsa indonesia juga mendapat pengakuan negara lain , menjaga perdamaian dunia.


JAWABAN UTS


NAMA: ALFATHAN ANGGI RIYANTO
NIM: 1510651065
JURUSAN: TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

JAWABAN UTS PANCASILA:
  1. Pada tahun 1942 Jepang datang ke Indonesia dengan "hakka-ichi-u" serta propaganda "Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya" dan "Tiga A". Jelaskan!
jawaban:



1. HAKKA-ICHI-U


Hakkō Ichiu, Delapan Penjuru Dunia Di Bawah Satu Atapadalah slogan persaudaraan universal yang digunakan Jepang untuk menciptakan Kawasan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya dalam Perang Dunia II.Di berbagai daerah di Jepang, Hakko Ichiu dipakai sebagai salah satu slogan untuk mewujudkan tatanan baru Asia Timur. DiTokyo dibentuk Chōkoku Hōkōtai (Perkumpulan Pelayan Pendirian Negara) sebagai organisasi pelatihan dan penyuluhan konsep Hakko Ichiu, dan struktur pemerintah kota dimasukkan ke dalam struktur militer.


Dalam kamus besar bahasa Jepang zaman sekarang, Hakko Ichiu dijelaskan sebagai "slogan yang dipakai untuk pembenaran agresi Jepang ke luar negeri selama Perang Dunia II." Heibonsha World Encyclopedia menjelaskannya sebagai "stereotipe ultranasionalisme berupa doktrin bangsa sendiri sebagai ras tertinggi dan doktrin supremasi untuk melakukan opresi dan aneksasi terhadap bangsa lain yang diperluas hingga agresi oleh negara dan militer untuk mencapai tujuan tersebut, serta gerakan/ide untuk peng-ortodoks-an, penyatuan, dan mobilisasi rakyat."


2. Kawasan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya


kyūjitai, shinjitai Dai-tō-a Kyōeiken adalah konsep yang diciptakan dan disebarluaskan oleh pemerintah dan militer Kekaisaran Jepang awal zaman Showa yang mewakili keinginan untuk mendirikan "blok negara-negara Asia di bawah pimpinan Jepang dan bebas dari kekuatan negara-negara Barat"


3. Tiga A


adalah propaganda Kekaisaran Jepang pada masa Perang Dunia 2 yaitu "Jepang Pemimpin Asia", "Jepang Pelindung Asia" dan "Jepang Cahaya Asia". Gerakan Tiga A didirikan pada tanggal 29 April 1942. Pelopor gerakan Tiga A ialah Shimizu Hitoshi. Ketua Gerakan Tiga A dipercayakan kapada Mr. Syamsuddin. Gerakan Tiga A bukanlah gerakan kebangsaan Indonesia. Gerakan ini lahir semata - mata untuk memikat hati dan menarik simpati bangsa Indonesia agar mau membantu Jepang. Gerakan ini kurang mendapat perhatian rakyat, karena bukan gerakan kebangsaan Indonesia. Oleh karena kurang berhasil menggerakkan rakyat Indonesia dalam membantu Usaha tentara Jepang, maka gerakan ini dibubarkan pada tahun 1943 dan digantikan oleh PuTeRa